© - Powered by Indotrading.
Masuk
Masuk Sales
Filter
Vacuum Pump Oil merupakan oli khusus yang diformulasikan secara khusus untuk melumasi dan melindungi komponen-komponen di dalam pompa vakum. Fungsinya jauh melampaui pelumasan biasa; oli ini harus memiliki tekanan uap yang sangat rendah untuk mencegah kontaminasi dan penurunan tingkat vakum di dalam sistem, serta viskositas yang tepat untuk memastikan sirkulasi dan perlindungan yang efektif di seluruh rentang suhu operasi. Kualitas oli yang digunakan secara langsung memengaruhi kecepatan pencapaian vakum, tingkat vakum akhir yang dapat diraih, umur pakai pompa, dan interval perawatan.
Oli ini umumnya berbasis minyak mineral yang sangat dimurnikan, sintetis (seperti hidrokarbon sintetis, ester, atau silikon), atau berbasis ester untuk aplikasi yang lebih menuntut. Pemilihan tipe oli yang tepat sangat penting dan harus disesuaikan dengan jenis pompa vakum (misalnya, rotary vane, piston, difusi), bahan penyegar (seal), media proses yang mungkin terkondensasi atau terperangkap (seperti pelarut atau uap air), serta suhu operasi yang diharapkan. Penggunaan oli yang salah dapat menyebabkan penurunan performa, kerusakan dini pada pompa, dan kontaminasi proses.
Deskripsi Produk :
Vacuum Pump Oil dirancang dengan karakteristik teknis yang sangat spesifik. Tekanan Uap (Vapor Pressure) yang sangat rendah adalah parameter paling kritis untuk mencegah oli menguap dan mencemari ruang vakum. Viskositas harus stabil untuk memastikan lapisan film pelumas yang konsisten pada bearing dan silinder. Stabilitas Oksidasi dan Termal yang tinggi dibutuhkan untuk menahan degradasi akibat panas yang dihasilkan selama kompresi. Indeks Viskositas yang baik memastikan performa pelumasan tetap konsisten pada variasi suhu. Beberapa oli juga mengandung aditif untuk meningkatkan sifat demulsifikasi (pemisahan air), anti-karat, dan anti-keausan.
Untuk perawatan, sangat penting untuk selalu mengikuti rekomendasi pabrikan pompa mengenai spesifikasi dan grade oli. Lakukan penggantian oli secara berkala sesuai jadwal atau berdasarkan kondisi oli (perubahan warna, viskositas, atau adanya kontaminasi). Hindari pencampuran oli dari merek atau basis yang berbeda tanpa panduan teknis. Simpan oli dalam wadah tertutup untuk mencegah penyerapan kelembaban dari udara. Pantau kondisi oli secara rutin; oli yang keruh, berbau asam, atau mengandung banyak air/contaminant menandakan perlu penggantian segera. Oli bekas harus dibuang sesuai peraturan limbah setempat.
Mohon isi informasi dasar Anda terlebih dahulu
Lengkapi informasi profil Anda